Kamis, 02 September 2010

Rihanna-Unfaithful

Story of mylife
Searching for the right
But it keep savoiding me
Sorrow in my soul
Cause it seems that wrong
Really loves my company
His more than a man
And this is more than love
The reason that this guy is blue
The clouds are rolling in
Because i'm gone again
And to him i just can't be true
And i know that he knows i'm unfaithful
And it kills him inside
To know that i am happy with some other guy
I can see him dying
I don't wanna do this anymore
I don't wanna be the reason why
Everytime i walk out the door
I see him die a little more inside
I don't wanna hurt him anymore
I don't wanna take away his life
I don't wanna be...
A murderer
I feel it in the air
As i'm doing my hair
Preparing for another day
A kiss upon my cheek
He's here reluctantly
As if i'm gonna be out late
I say i won't belong
Just hanging with the girls
A liar didn't have to tell
Because we both know
Where i'm about to go
And wek no wit very well
And i know that he knows i'm unfaithful
And it kills him inside
To know that i am happy with some other guy
I can see him dying
I don't wanna do this anymore
I don't wanna be the reason why
Everytime i walk out the door
I see him die a little more inside
I don't wanna hurt him anymore
I don't wanna take away his life
I don't wanna be...
A murderer

His trust
I might as well take a gun and put it to his head
Get it over with
I don't wanna do this
Any more (anymore)
I don't wanna do this anymore
I don't wanna be the reason why
Everytime i walk out the door
I see him die a little more inside
I don't wanna hurt him anymore
I don't wanna take away his life
I don't wanna be...
A murderer (a murderer)
No no no no
Yeah yeah yeah

Lyric : Rihanna-Take A Bow

Oh
How 'bout around of applause?
Yeah
Standin ovation
Oh woah yeah
Yeah yeah yeah yeah
You look so dumb right now
Standin 'outside my house
Try in' to apologize
You're so ugly when you cry
Please
Just cut it out
Don't tell me you're sorry,
Cause you're not,
And baby when i know,
You're only sorry you got caught
But you put on quite a show
Really had me goin'
But no wit's time to go,
Curtain's finally closin'
That was quite a show
Very entertainin'
But it's over now
Go on and take a bow
Graby our clothe sand get gone
You better hurry up,
Before the sprink lers come on
Talkin 'bout,
Girl i love you, you're the one'
This just looks like a rerun
Please
What else is on?
And don't tell me you're sorry,
Cause you're not
Baby when i know,
You're only sorry you got caught
But you put on quite a show
Really had me goin'
But now it's time to go,
Curtain's finally closin'
That was quite a show
Very entertainin'
But it's over now
Go on and take a bow
And the a ward for the best lie goes to you!
For makin' me believe
That you could be faithful to me
Let's hear your speech
How 'bout around do for applause?
Standin 'ovation
But you put on quite a show
Really had me goin'
But now it's time to go,
Curtain's finally closin'
That was quite as how
Very entertainin'
But it's over now
Go on and take a bow
But it's over now

Lyric : Tere - Tak Pernah Sengaja

Ah ah ah ku salah lagi
Ah ah ah kau marah lagi
Maksud ku bukan itu
Maksud ku berbeda
Kau hanya salah mengerti
Mengapa tak pernah
Mengapa tak bisa
Ku menjelaskan padamu
Aku tak pernah sengaja
Untuk menyakiti hatimu
Kalau memang ku sengaja
Tak mungkin ku minta kau
Untuk memaaf kanaku lagi dan lagi
Andainya ku sengaja
Kupasti sudah pergi
Lupakan yang terjadi
Dan aku meninggalkan kamu
Ah ah ah ku salah lagi
Ah ah ah kau marah lagi
Maksud ku bukan itu
Maksud ku berbeda
Kau hanya salah mengerti
Mengapa tak pernah
Mengapa tak bisa
Ku menjelaskan padamu
Aku tak pernah sengaja
Untuk menyakiti hatimu
Kalau memang ku sengaja
Tak mungkin ku minta kau
Untuk memaaf kanaku lagi dan lagi
Andainya ku sengaja
Kupasti sudah pergi
Lupakan yang terjadi
Dan aku meninggalkan kamu
Andainya ku sengaja
Kupasti sudah pergi
Lupakan yang terjadi
Dan aku meninggalkan kamu
Hu... Hu... Hu...
Meninggalkan kamu
Hu...hu...hu...

Halogen Dan Contoh Soalnya

HALOGEN

1. Terdapatnya (Pengertian)

Halogen adalah kelompok unsur kimia yang berada pada golongan 17 (VII Atau VIIA pada sistem lama) di tabel periodik. Halogen menandakan unsur-unsur yang menghasilkan garam jika bereaksi dengan logam. Istilah ini berasal dari istilah ilmiah bahasa perancis dari abad ke-18 yang diadaptasi dari bahasa yunani. Konfigurasi elektron halogen adalah ns2np5, dan halogen kekurangan satu elektron untuk membentuk struktur gas mulia yang merupakan kulit tertutup. Jadi atom halogen mengeluarkan energi bila menangkap satu elektron. Jadi, perubahan entalpi reaksi X(g) + e ? X-(g) bernilai negatif. Walaupun afinitas elektron didefinisikan sebagai perubahan energi penangkapan elektron, tanda positif biasanya digunakan. Agar konsisten dengan perubahan entalpi, sebenarnya tanda negatif yang lebih tepat.

2. Sifat - Sifat

A. Dalam bentuk struktur,halogen(x)terdapat sebasgai molekul diatomic(x2).
B. Pada suhu kamar,flourin dan klourin berupa gas,bromine berupa cairan mudah menguap,iodine berupa padatan mudah menyublim.
C. Flourin berwarna kuning muda,klourin berwarna hijau muda,bromine berwarna merah tua,iodine berwarna hitam,sedang uap iodine berwarna ungu.
D. Bau halogen merangsang dan menusuk.
E. Kelarutanya dalam air berkurang dari florin ke iodine.
F. Jari-jari atom dari atas ke bawah semakin besar.
G. Afinitas electron dari atas ke bawah semakin berkurang.
H. Kereaktifandari atas ke bawah semakin menurun.
I. Daya ionisasi meningkat dengan berkurangnya nomor atom.

3. Kegunaan
A. Flourin sebagai zat pendingin(gas freon),pengawet kayu(naf)dan mengukir kaca(asam flourida)
B. Klorin sebagai insektisida(ddt),industri plastik(pvc)zatpelantang(naclo)dan ca(ocl2).

4. Proses Pembuatan
A. Flourin diperoleh dengan cara elektrolisis atau metode moissan.
B. Klorin diperoleh daengan cara eletrolisis oksidasi
C. Bromin diperoleh dengan ekstrasi air laut atau reaksi di laboratorium.
D. Iodin dperoleh dengan mereaksikan nalo3 dengan natrium bisulfit(nahso3).

5. Proses Produksi Halogen
Fluorin memiliki potensial reduksi tertinggi (E = +2.87 V) dan kekuatan oksidasi tertinggi di anatara molekul halogen. Flourin juga merupakan unsur non logam yang paling reaktif. Karena air akan dioksidasi oleh F2 pada potensial yang jauh lebih rendah (+1.23 V) gas flourin tidak dapat dihasilkan dengan elektrolisis larutan dalam air senyawa flourin. Karena itu, diperlukan waktu yang panjang sebelum unsur flourin dapat diisolasi, dan F. F. H. Moisson akhirnya dapat mengisolasinya dengan elektrolisis KF dalam HF cair. Sampai kini flourin masih dihasilkan dengan reaksi ini.
Khlorin, yang sangat penting dalam industri kimia anorganik, dihasilkan bersama dengan natrium hidroksida. Reaksi dasar untuk produksi khlorin adalah elektrolisis larutan NaCl dalam air dengan proses pertukaran ion. Dalam proses ini gas khlorin dihasilkan dalam sel di anoda dan Na+
`Bromin didapatkan dengan oksidasi Br- dengan gas khlorin dalam air garam. Mirip dengan itu, iodin dihasilkan dengan melewatkan gas khlorin melalui air garam yang mengandung ion I-. Karena gas alam yang didapatkan di Jepang ada bersama di bawah tanah dengan air garam yang mengandung I-, Jepang adalah negara utama penghasil iodin.
6. Senyawa-Senyawa
CuF, PtF6, IF7, HCl, 2NaCl, KOCl, NaBrO3, I Cl3, Na2S2O3, BrCl, IBr, ICl, ClF3, BrF5, IF7, I3, I5-, I3+, dan I5+

7. Soal - Soal

1. Terdiri dari apa sajakah unsur-unsur Halogen ?
Jawab : 9F,17Cl,35Br,53l,85At
2. Berapakah Konfigurasi elektron untuk Halogen ?
Jawab : ns2np5
3. Tuliskan persamaan reaksi HCl + MnO2 !
Jawab : HCl + MnO2 → MnCl2 + H2O + Cl2
4. Jelaskan Bentuk – bentuk dari unsur Halogen !
Jawab : a. Flourin (gas berwarna kuning muda)
b. klorin ( gas berwarna kuning hijau)
c. bromin ( zat cair merah muda)
d. iodin (zat padat cokelat hitam)
e. astatin ( bersifat radioaktif)
5. Tuliskan rumus secara umum persamaan reaksi Halogen dengan Hidrokarbon !
Jawab : X2 + Cn H2n+2 → Cn H2n+2 + HX
6. Tuliskan persamaan reaksi : 2NaCl + MnO2 + H2 SO4 !
Jawab : 2NaCl + MnO2 + H2SO4 → MnSO4 + NaSO4 + H2O + Cl2
7. Jelaskan tentang sruktur, bentuk dan sifat Boron trifluorida (BF3) !
Jawab : Boron trifluorida (BF3) adalah gas tak bewarna (mp -127oC dan bp -100oC) yang memiliki bau mengiritasi dan beracun. Boron triflourida digunakan sebagai katalis untuk reaksi jenis Friedel-Crafts. BF3 juga digunakan sebagai katalis untuk polimerisasi kationik. BF3 berada di fasa gas sebagai molekul monomer triangular dan membentuk aduk (aduct ikatan koordinasi) dengan basa Lewis amonia, amina, eter, fosfin, dsb. sebab sifat asam Lewisnya yang kuat. Aduk dietileter, (C2H5)2O:BF3, adalah cairan yang dapat didistilasi dan digunakan sebagai reagen biasa. Aduk ini merupakan reaktan untuk preparasi diboran, B2H6
8. Bagaimanakah cara penulisan apabila terjadi reaksi antar Halogen !
Jawab : dalam penulisan senyawa antar Halogen, unsur yang lebih elektronegatif ditulis dibelakang (Bervalensi negatif)
9. Tuliskan contoh senyawa yang didalamnya terdapat unsur Halogen yang bereaksi dengan halogen !
Jawab : ICl3, IF5, dll
10. Jelaskan tentang sruktur, bentuk dan sifat Belerang heksafluorida( SF6) !
Jawab : Belerang heksafluorida( SF6) adalah gas tak bewarna dan tak berbau (mp. -50.8 °C dan titik sublimasi -63.8 °C). Molekulnya berbentuk oktahedral. SF6 secara kimia tidak stabil dan sukar larut dalam air. Karena SF6 memiliki sifat penahan panas yang istimewa, tidak mudah terbakar dan tahan korosi, SF6 digunakan sebagai insulator tegangan tinggi.

Gas Mulia Dan Contoh Soalnya

GAS MULIA

1. Terdapatnya (Pengertian)

Gas mulia adalah gas yang mempunyai sifat lengai, tidak reaktif, dan susah bereaksi dengan bahan kimia lain. Golongan yang paling stabil dalam sistem periodik unsur yang bersifat radioaktif. Elektron valensi kulit terluar unsur-unsur golongan Gas Mulia dianggap “penuh” sehingga unsur-unsur Gas Mulia menjadi unsur yang stabil. Karena sifat stabilnya, unsur-unsur Gas Mulia ditemukan di alam dalam bentuk monoatomik.

2. Sifat - Sifat

Dengan konfigurasi elektron yang sudah penuh, gas mulia termasuk unsur yang stabil, artinya sukar bereaksi dengan unsur lain, sukar untuk menerima elektron maupun untuk melepas elektron.

a. Afinitas Elektron
Dengan elektron valensi yang sudah penuh, unsur gas mulia sangat sukar untuk menerima elektron. Hal ini dapat dilihat dari harga afinitas elektron yang rendah.

b. Energi Ionisasi
Kestabilan unsur-unsur golongan gas mulia menyebabkan unsur-unsur gas mulia sukar membentuk ion, artinya sukar untuk melepas elektron. Perhatikanlah data energi ionisasinya yang besar sehingga untuk dapat melepas sebuah elektron (untuk dapat membentuk ion) diperlukan energi yang besar. Helium adalah unsur gas mulia yang memiliki energi ionisasi paling besar.

c. Jari-Jari Atom
Jari-jari atom unsur-unsur golongan gas mulia sangat kecil (dalam satu golongan, semakin keatas semakin kecil) sehingga elektron terluar relatif lebih tertarik ke inti atom. Oleh sebab itu, atom-atom gas mulia sangat sukar untuk bereaksi.

d. Wujud Gas Mulia
Titik didih dan titik leleh unsur-unsur gas mulia lebih kecil dari pada suhu kamar (250C atau 298 K) sehinga seluruh unsur gas mulia berwujud gas. Karena kestabilan unsur-unsur gas mulia, maka di alam berada dalam bentuk monoatomik.

3. Kegunaan

3.1 Helium
• Untuk menggelas.
• Sebagai gas pelindung alam dalam penumbuhan kristal-kristal silikon dan germanium juga dalam memproduksi titanium dan zikronium.
• Sebagai pendingin reaktor nuklir.
• Sebagai gas yang digunakan di lorong angin.
• Memberi tekanan pada bahan bakar roket.
• Sebagai pengisi balon-balon raksasa yang memasang berbagai iklan.
• Adapun campuran Helium dan Oksigen dapat digunakan sebagai udara buatan untuk para penyelam dan para pekerja lainnya yang bekerja di bawah tekanan udara tinggi. Ada juga kegunaan dari perbandingan antara Helium (He) dan Oksigen (O2) yang berbeda-beda adalah untuk kedalaman penyelam yang berbeda-beda.
3.2 Neon
• Dapat digunakan untuk pengisi bola lampu di landasan pesawat terbang. Karena Ne menghasilkan cahaya terang dengan intensitas tinggi apabila dialiri arus listrik.
• Neon cair digunakan sebagai zat pendingin.
• Neon digunakan sebagai penangkal petir dan pengisi tabung-tabung televisi.
3.3 Argon
• Pengisi bola lampu, karena Argon tidak bereaksi dengan filamen walaupun pada temperatur tinggi.
• Pengisi tabung pemadam kebakaran.
3.4 Kripton
• Pengisi bola lampu blitz pada kamera.
• Kripton dapat digabungkan dengan gas lain untuk membuat sinar hijau kekuningan yang dapat digunakan sebagai kode dengan melemparkannya ke udara.
• Dicampurkan dengan Argon untuk mengisi lampu induksi
3.5 Xenon
• Xenon biasa digunakan untuk mengisi lampu blizt pada kamera.
• Isotop-nya dapat digunakan sebagai reaktor nuklir.
3.6 Radon
Radon terkadang digunakan oleh beberapa rumah sakit untuk kegunaan terapeutik. Radon juga digunakan dalam pendidikan hidrologi, yang mengkaji interaksi antara air bawah tanah dan sungai pengikatan radon dalam air sungai merupakan petunjuk bahwa terdapat sumber air bawah tanah

4. Senyawa – Senyawa
XeF6, XeF4, XeF2, XeOF4, XePtF6, XeO3, NaXeO6
5. Soal-Soal

1. Berapakah titik beku, titik didih, dan kapasitas kalor pada Argon?

Jawab : Titik Lebur : 83,80 K (-189,35 °C, -308,83 °F)
Titik Didih : 87,30 K (-185,85 °C, -302,53 °F)
Kapasitas Kalor : (25 °C) 20,786 J•mol-1•K-1
2. Tulislah jumlah elektron atom pada gas mulia!
Jawab :He=2, Ne=10, Ar=18, Kr=36, Xe=54, Rn = 86
3. Mengapa kita menggunakan gas mulia sebagai referensi?
Jawab : sebab gas mulia adalah atom-atom stabil dengan susunan elektron valensi yang penuh yaitu 8
4. Tulislah konfigurasi elektron Cs!
Jawab : 55Cs : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 6s1 atau
55Cs : [Xe] 6s1
5. Tulislah Raksi pada Xe dengan PtF6 !
Jawab : Xe + PtF6 → Xe+(PtF6)-
6. Apakah benar ”Semua unsur gas mulia memiliki konfigurasi ns2np6” ?
Jawab : tidak. Semua Unsur gas mulia memiliki konfigurasi ns2np6, namun kecuali He yaitu 1s2
7. Tuliskan reaksi dari Radon (Rn) yang merupakan radioaktif Radium (Ra) dengan memancarkan sinar alfa (Helium) !
Jawab : 88Ra226 → 86Rn222 + 2He4
8. Jelaskan Bahaya dari Radon !
Jawab : Radon bersifat radioaktif yang dapat digunakan untuk terapi kangker, namun apabila terkonsumsi (terhisap) maka malah akan menimbulkan kangker paru – paru.
9. Mengapa Gas Mulia dijadikan acuhan bagi unsur periodik?
Jawab : Karena Elektron valensi Gas Mulia sangat stabil karena memenuhi kaidah duplet (untuk Hidrogen dan Helium) dan oktet. Sehingga Gas Mulia dijadikan acuan bagi unsur-unsur lain dalam sistem periodik untuk stabil
10. Hitung Konfigurasi Elektron pada Xenon dan berapa elektron valensinya!
Jawab : [Kr] 5s2 4d10 5p6 = 2 8 18 18 8 dan memiliki elektron valensi 8

LAPORAN PROYEK ILMIAH PENGARUH SINAR MATAHARI TERHADAP PERTUMBUHAN KECAMBAH

LAPORAN PROYEK ILMIAH
PENGARUH SINAR MATAHARI
TERHADAP PERTUMBUHAN
KECAMBAH



















Oleh :

1. DENI LUVI JAYANTO
2. KUSENDRA T. F.



SMA NEGERI 6 KEDIRI
2009

LAPORAN PROYEK ILMIAH
PENGARUH SINAR MATAHARI
TERHADAP PERTUMBUHAN
KECAMBAH



















Oleh :

3. DENI LUVI JAYANTO
4. KUSENDRA T. F.



SMA NEGERI 6 KEDIRI
2009

HALAMAN PENGESAHAN


Karya tulis yang berjudul “ Laporan Proyek Ilmiah Pengaruh Sinar Matahari Terhadap Pertumbuhan Kecambah” telah diperiksa dan disahkan pada :
Hari :
Tanggal :






















Mengetahui, Kediri, 11 Agustus 2009
Kepala Sekolah Guru Pembimbing



Drs. Halimi Mahfudz Dwiana, S, Pd
Nip. Nip.





MOTTO


♫ Pengetahuan sangatlah penting untuk masa depan kita dan anak serta cucu kita.
♫ Hidup adalah untuk belajar dan mengenal kehidupan alam.
♫ Berjuanglah untuk meraih tujuan hidup.
♫ Berusaha semaksimal mungkin untuk mendapat hasil terbaik
































KATA PENGANTAR



Alhamdulillaahirabbil’alaamiin, puji syukur senantiasa penulis panjatkan kepada Allah Subhana Wata’ala, Dzat Yang Maha Agung, atas limpahan rahmat, karunia dan hidayahnya sehingga penulis diberikan kesempatan dalam melalui salah satu proses dalam kehidupan ini.
Sebuah karya ilmiah yang termuat dalam tulisan yang serba memiliki kekurangan ini melambangkan semangat yang tinggi untuk selalu berkeinginan menciptakan sesuatu yang berguna bagi kehidupan, serta sebagai salah satu tugas dari mata pelajaran Biologi.
Pembuatan karya ilmiah ini tidak terlepas dari bantuan dan kerja sama dari berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada :
1. Bapak Halimi Mahfudz, S. Pd. Selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Kediri
2. Ibu Dwiana, S. Pd. Selaku Guru Bidang Studi Biologi yang senantiasa memberikan dukungan kepada kami.
3. Seluruh teman-teman SMA Negeri 6 Kediri yang kami sayangi dan memberikan dukungan sepenuhnya dan senantiasa mendukung kami
Harapan saya hanya memberikan pengetahuan yang kecil ini kepada pembaca dan saya berharap supaya karya tulis saya ini bisa bermanfaat. Karya tulis ini memang tidak lepas dari kesalahan, untuk itu saya meminta kritik dan saran dari pembaca. Mungkin untuk karya yang akan datang saya akan membuat karya tulis dengan lebih baik lagi.


Kediri, 11 Agustus 2009
Penulis










DAFTAR ISI



































BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

Pertumbuhan adalah proses kenaikan volume yang irreversible (tidak dapat kembali ke asal) karena adanya pertambahan subtansi dan perubahan bentuk yang terjadi selama proses tersebut. Selama pertumbuhan terjadi pertambahan jumlah dan ukuran sel. Pertambahan dapat diukur serta dinyatakan secara kuantitatif.
Perkembangan adalah proses menuju tercapainya kedewasaan atau tingkat yang lebih sempurna. Perkembangan tidak dapat dinyatakan secara kuantitatif. Perkembangan merupakan proses yang berjalan sejajar dengan pertumbuhan. Dalam proses pertumbuhan dan perkembangan terjadi pembelahan sel, pemanjangan sel, dan diferensasi sel.

1.2 Tujuan
Tujuan dari proyek ilmiah ini adalah untuk mecari tahu siklus pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan kacang hijau. Selain itu, untuk mengetahui dan mencari tahu faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau. Termasuk salah satunya adalah pengaruh pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan kacang hijau yang ditempatkan di tempat gelap dengan wadah yang tidak bersisi dengan tumbuhan kacang hijau yang ditempatkan di tempat terang dan mengenai banyak cahaya matahari.

1.3 Rumusan Masalah
Apa pengaruh cahaya terhadap perkecambahan kacang hijau? Apa pertumbuhan setiap batang selalu mengarah pada cahaya ? dan bagaimana intensitas cahaya terhadap tumbuhan kacang hijau ?.

1.4 Metode
Selama rentang waktu 1 minggu lamanya, tumbuhan kacang hijau yang ditanam akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan secara baik, namun haru dilakukan perawatan yang rutin. Maka, sebelum dilakukan eksperimen untuk mengetahui penyebab perubahan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan kacang hijau disebabkan oleh cahaya matahari. Percobaan ini menggunakan metode :
Variable bebas : dengan cahaya ( Tempat redup dan terang)
Variable terikat : perkecambahan
Variable kontrol : kacang hijau, kapas, nampan (lepek), dan meteran (penggaris)
Untuk menguji hipotesis ini, maka akan dilakukan percobaan selama 1 minggu, yang dimulai pada tanggal 28 Juli 2009 sampai tanggal 04 Agustus 2009.

BAB II
EKSPERIMEN
PENGARUH SINAR MATAHARI TERHADAP
PERTUMBUHAN KECAMBAH

1.1 Tujuan Eksperimen
Untuk mengetahi pengaruh caha terhadap kecepatan perkecambahan.

1.2 Alat Dan Bahan
1. 10 biji kacang hijau yang telah dikecambahkan
2. kapas basah secukupnya
3. 2 buah nampan (lepek)
4. penggaris

1.3 Cara Kerja
1. Kecambah biji kacang hijau pada kedua nampan yang sudah berisi kapas basah
2. Nampan yang pertama diletakkan di tempat yang tidak ada cahaya/tidak terkena cahaya secara langsung (gelap), sedangkan nampan yang kedua diletakkan di tempat yang terkena cahaya secara langsung (terang)
3. Siramlah masing-masing kecambah dengan air setiap hari (jumlah aip secukupnya)
4. Biarkan selama + 1 minggu, dan ukurlah dengan penggaris panjang hipokotil dan epikotilnya
5. Hitunglah jumlah daun yang muncul pada perkecambahan serta catat warna/keadaan daunnya
6. Bandingkan hasil data yang diperoleh
7. Buatlah laporan tertulis dari kegiatan yang telah kamu lakukan.


1.4 Data

No. Hasil Pengamatan Kecambah ditempat terang Kecambah ditempat yang gelap
1. Panjang Epikotil 1,2 2
2. Panjang Hipokotil 7 10
3. Jumlah Daun 6 4
4. Keadaan daun Daun berwarna hijau tua dan kelihatan mengandung banyak klorofil Daun berwarna kuning bening dan kelihatan sangat tipis dan tidak mengandung klorofil.

BAB III
KESIMPULAN

Berdasarkan hasil eksperimen yang telah dilakukan selama + 1 minggu, dan berdasarkan pengamatan yang rutin dilakukan, maka dap disimpulkan bahwa :
1. Kecambah bila ditaruh di tempat yang gelap dan lembab maka pertumbuhan akan lebih cepat daripada kecambah yang berada di tempat yang terang.
2. Faktor air yang cukup dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman berjalan dengan baik, sebaliknya dengan pemberian air yang tidak rutin dan kurang dapat menyebabkan pertumbuhan menjadi penghambat.
3. Batang pada tumbuhan yang terkena cahaya lebih kuat dan kelihatan berwarna hijau, sedangkan pada tumbuhan yang lembab, batang tumbuhan kacang hijau mudah patah dan berwarna putih.
4. Daun pada tumbuhan yang terkena cahaya berwarna hijau dan kelihatan memiliki kandungan klorofil, sedangkan pada tumbuhan kacang hijau yang ditempat gelap berwarna kuning bening dan tidak berklorofil.




























DAFTAR PUSTAKA


Saktiyono. 1999. Seribu Pena Biologi Smu Kelas 2. Penerbit Erlangga. Jakarta

UPACARA PERNIKAHAN DI JAWA

“UPACARA PERNIKAHAN DI JAWA”

A. Nontoni
Nontoni adalah upacara untuk melihat calon pasangan yang akan dikawininya. Dimasa lalu orang yang akan nikah belum tentu kenal terhadap orang yang akan dinikahinya, bahkan terkadang belum pernah melihatnya, meskipun ada kemungkinan juga mereka sudah tahu dan mengenal atau pernah melihatnya.
Agar ada gambaran siapa jodohnya nanti maka diadakan tata cara nontoni. Biasanya tata cara ini diprakarsai pihak pria. Setelah orang tua si perjaka yang akan diperjodohkan telah mengirimkan penyelidikannya tentang keadaan si gadis yang akan diambil menantu. Penyelidikan itu dinamakan dom sumuruping banyu atau penyelidikan secara rahasia.
Setelah hasil nontoni ini memuaskan, dan siperjaka sanggup menerima pilihan orang tuanya, maka diadakan musyawarah diantara orang tua / pinisepuh si perjaka untuk menentukan tata cara lamaran.
B. Lamaran
Melamar artinya meminang, karena pada zaman dulu diantara pria dan wanita yang akan menikah terkadang masih belum saling mengenal, jadi hal ini orang tualah yang mencarikan jodoh dengan cara menanyakan kepada seseorang apakah puterinya sudah atau belum mempunyai calon suami. Dari sini bisa dirembug hari baik untuk menerima lamaran atas persetujuan bersama.
Upacara lamaran: Pada hari yang telah ditetapkan, datanglah utusan dari calon besan yaitu orang tua calon pengantin pria dengan membawa oleh-oleh. Pada zaman dulu yang lazim disebut Jodang ( tempat makanan dan lain sebagainya ) yang dipikul oleh empat orang pria. Makanan tersebut biasanya terbuat dari beras ketan antara lain : Jadah, wajik, rengginan dan sebagainya. Menurut naluri makanan tersebut mengandung makna sebagaimana sifat dari bahan baku ketan yang banyak glutennya sehingga lengket dan diharapkan kelak kedua pengantin dan antar besan tetap lengket (pliket,Jawa). Setelah lamaran diterima kemudian kedua belah pihak merundingkan hari baik untuk melaksanakan upacara peningsetan. Banyak keluarga Jawa masih melestarikan sistem pemilihan hari pasaran pancawara dalam menentukan hari baik untuk upacara peningsetan dan hari ijab pernikahan.
C. Peningsetan
Kata peningsetan adalah dari kata dasar singset (Jawa) yang berarti ikat, peningsetan jadi berarti pengikat. Peningsetan adalah suatu upacara penyerahan sesuatu sebagai pengikat dari orang tua pihak pengantin pria kepada pihak calon pengantin putri. Menurut tradisi peningset terdiri dari : Kain batik, bahan kebaya, semekan, perhiasan emas, uang yang lazim disebut tukon ( imbalan) disesuaikan kemampuan ekonominya, jodang yang berisi: jadah, wajik, rengginan, gula, teh, pisang raja satu tangkep, lauk pauk dan satu jenjang kelapa yang dipikul tersendiri, satu jodoh ayam hidup. Untuk menyambut kedatangan ini diiringi dengan gending Nala Ganjur . Biasanya penentuan hari baik pernikahan ditentukan bersama antara kedua pihak setelah upacara peningsetan.
D. Upacara Tarub
Tarub adalah hiasan janur kuning ( daun kelapa yang masih muda ) yang dipasang tepi tratag yang terbuat dari bleketepe ( anyaman daun kelapa yang hijau ). Pemasangan tarub biasanya dipasang saat bersamaan dengan memandikan calon pengantin ( siraman, Jawa ) yaitu satu hari sebelum pernikahan itu dilaksanakan.
Untuk perlengkapan tarub selain janur kuning masih ada lagi antara lain yang disebut dengan tuwuhan. Adapun macamnya :
1. Dua batang pohon pisang raja yang buahnya tua/matang.
2. Dua janjang kelapa gading ( cengkir gading, Jawa )
3. Dua untai padi yang sudah tua.
4. Dua batang pohon tebu wulung ( tebu hitam ) yang lurus.
5. Daun beringin secukupnya.
6. Daun dadap srep.
Tuwuhan dan gegodongan ini dipasang di kiri pintu gerbang satu unit dan dikanan pintu gerbang satu unit ( bila selesai pisang dan kelapa bisa diperebutkan pada anak-anak ) Selain pemasangan tarub diatas masih delengkapi dengan perlengkapan-perlengkapan sbb. (Ini merupakan petuah dan nasehat yang adi luhung, harapan serta do’a kepada Tuhan Yang Maha Kuasa ) yang dilambangkan melalui:
1. Pisang raja dan pisang pulut yang berjumlah genap.
2. Jajan pasar
3. Nasi liwet yang dileri lauk serundeng.
4. Kopi pahit, teh pahit, dan sebatang rokok.
5. Roti tawar.
6. Jadah bakar.
7. Tempe keripik.
8. Ketan, kolak, apem.
9. Tumpeng gundul
10. Nasi golong sejodo yang diberi lauk.
11. Jeroan sapi, ento-ento, peyek gereh, gebing
12. Golong lulut.
13. Nasi gebuli
14. Nasi punar
15. Ayam 1 ekor
16. Pisang pulut 1 lirang
17. Pisang raja 1 lirang
18. Buah-buahan + jajan pasar ditaruh yang tengah-tengahnya diberi tumpeng kecil.
19. Daun sirih, kapur dan gambir
20. Kembang telon (melati, kenanga dan kantil)
21. Jenang merah, jenang putih, jenang baro-baro.
22. Empon-empon, temulawak, temu giring, dlingo, bengle, kunir, kencur.
23. Tampah(niru) kecil yang berisi beras 1 takir yang diatasnya 1 butir telor ayam mentah, uang logam, gula merah 1 tangkep, 1 butir kelapa.
24. Empluk-empluk tanah liat berisi beras, kemiri gepak jendul, kluwak, pengilon, jungkat, suri, lenga sundul langit
25. Ayam jantan hidup
26. Tikar
27. Kendi, damar jlupak (lampu dari tanah liat) dinyalakan
28. Kepala/daging kerbau dan jeroan komplit
29. Tempe mentah terbungkus daun dengan tali dari tangkai padi ( merang )
30. Sayur pada mara
31. Kolak kencana
32. Nasi gebuli
33. Pisang emas 1 lirang
Masih ada lagi petuah-petuah dan nasehat-nasehat yang dilambangkan melalui : Tumpeng kecil-kecil merah, putih,kuning, hitam, hijau, yang dilengkapi dengan buah-buahan, bunga telon, gocok mentah dan uang logam yang diwadahi diatas ancak yang ditaruh di:
1. Area sumur
2. Area memasak nasi
3. Tempat membuat minum
4. Tarub
5. Untuk menebus kembarmayang ( kaum )
6. Tempat penyiapan makanan yanh akan dihidangkan.
7. Jembatan
8. Prapatan.
E. Nyantri
Upacara nyantri adalah menitipkan calon pengantin pria kepada keluarga pengantin putri 1 sampai 2 hari sebelum pernikahan. Calon pengantin pria ini akan ditempat kan dirumah saudara atau tetangga dekat. Upacara nyantri ini dimaksudkan untuk melancarkan jalannya upacara pernikahan, sehingga saat-saat upacara pernikahan dilangsungkan maka calon pengantin pria sudah siap dit3empat sehingga tidak merepotkan pihak keluarga pengantin putri.


F. Upacara Siraman
Siraman dari kata dasar siram ( Jawa ) yang berarti mandi. Yang dimaksud dengan siraman adalah memandikan calon pengantin yang mengandung arti membershkan diri agar menjadi suci dan murni. Bahan-bahan untuk upacara siraman :
1. Kembang setaman secukupnya
2. Lima macam konyoh panca warna ( penggosok badan yang terbuat dari beras kencur yang dikasih pewarna)
3. Dua butir kelapa hijau yang tua yang masih ada sabutnya.
4. Kendi atai klenting
5. Tikar ukuran ½ meter persegi
6. Mori putih ½ meter persegi
7. Daun-daun : kluwih, koro, awar-awar, turi, dadap srep, alang-alang
8. Dlingo bengle
9. Lima macam bangun tulak ( kain putih yang ditepinnya diwarnai biru)
10. Satu macam yuyu sekandang ( kain lurik tenun berwarna coklat ada garis-garis benang kuning)
11. Satu macam pulo watu (kain lurik berwarna putih lorek hitam), 1 helai letrek ( kain kuning), 1 helai jinggo (kain merah).
12. Sampo dari londo merang ( air dari merang yang dibakar didalam jembangan dari tanah liat kemudian saat merangnya habis terbakar segera apinya disiram air, air ini dinamakan air londo)
13. Asem, santan kanil, 2meter persegi mori, 1 helai kain nogosari, 1 helai kain grompol, 1 helai kain semen, 1 helai kain sidomukti atau kain sidoasih
14. Sabun dan handuk.
Saat akan melaksanakan siraman ada petuah-petuah dan nasehat serta doa-doa dan harapan yang di simbulkan dalam:
1. Tumpeng robyong
2. Tumpeng gundul
3. Nasi asrep-asrepan
4. Jajan pasar, pisang raja 1 sisir, pisang pulut 1 sisir, 7 macam jenang
5. Empluk kecil ( wadah dari tanah liat) yang diisi bumbu dapur dan sedikit beras
6. 1 butir telor ayam mentah
7. Juplak diisi minyak kelapa
8. 1 butir kelapa hijau tanpa sabut
9. Gula jawa 1 tangkep
10. 1 ekor ayam jantan
Untuk menjaga kesehatan calon pengantin supaya tidak kedinginan maka ditetapkan tujuh orang yang memandikan, tujuh sama dengan pitu ( Jawa ) yang berarti pitulung (Jawa) yang berarti pertolongan. Upacara siraman ini diakhiri oleh juru rias ( pemaes ) dengan memecah kendi dari tanah liat.
G. Midodareni
Midodareni berasal dari kata dasar widodari ( Jawa ) yang berarti bidadari yaitu putri dari sorga yang sangat cantik dan sangat harum baunya. Midodareni biasanya dilaksanakan antara jam 18.00 sampai dengan jam 24.00 ini disebut juga sebagai malam midodareni, calon penganten tidak boleh tidur.
Saat akan melaksanakan midodaren ada petuah-petuah dan nasehat serta doa-doa dan harapan yang di simbulkan dalam:
1. Sepasang kembarmayang ( dipasang di kamar pengantin )
2. Sepasang klemuk ( periuk ) yang diisi dengan bumbu pawon, biji-bijian, empon-empon dan dua helai bangun tulak untuk menutup klemuk tadi
3. Sepasang kendi yang diisi air suci yang cucuknya ditutup dengan daun dadap srep ( tulang daun/ tangkai daun ), Mayang jambe (buah pinang), daun sirih yang dihias dengan kapur.
4. Baki yang berisi potongan daun pandan, parutan kencur, laos, jeruk purut, minyak wangi, baki ini ditaruh dibawah tepat tidur supaya ruangan berbau wangi.
Adapun dengan selesainya midodareni saat jam 24.00 calon pengantin dan keluarganya bisa makan hidangan yang terdiri dari :
1. Nasi gurih
2. Sepasang ayam yang dimasak lembaran ( ingkung, Jawa )
3. Sambel pecel, sambel pencok, lalapan
4. Krecek
5. Roti tawar, gula jawa
6. Kopi pahit dan teh pahit
7. Rujak degan
8. Dengan lampu juplak minyak kelapa untuk penerangan ( jaman dulu)
H. Upacara Langkahan
Langkahan berasal dari kata dasar langkah (Jawa) yang berarti lompat, upacara langkahan disini dimaksudkan apabila pengantin menikah mendahului kakaknya yang belum nikah , maka sebelum akad nikah dimulai maka calon pengantin diwajibkan minta izin kepada kakak yang dilangkahi.
I. Upacara Ijab
Ijab atau ijab kabul adalah pengesahan pernihakan sesuai agama pasangan pengantin. Secara tradisi dalam upacara ini keluarga pengantin perempuan menyerahkan / menikahkan anaknya kepada pengantin pria, dan keluarga pengantin pria menerima pengantin wanita dan disertai dengan penyerahan emas kawin bagi pengantin perempuan. Upacara ijab qobul biasanya dipimpin oleh petugas dari kantor urusan agama sehingga syarat dan rukunnya ijab qobul akan syah menurut syariat agama dan disaksikan oleh pejabat pemerintah atau petugas catatan sipil yang akan mencatat pernikahan mereka di catatan pemerintah.
J. Upacara Panggih
Panggih ( Jawa ) berarti bertemu, setelah upacara akad nikah selesai baru upacara panggih bisa dilaksanaakan,. Pengantin pria kembali ketempat penantiannya, sedang pengantin putri kembali ke kamar pengantin. Setelah semuanya siap maka upacara panggih dapat segera dimulai.
Upacara Panggih dalam Perkawinan Adat Jawa merupakan puncak acara dari serangkaian upacara adat yang mendahuluinya. Rangkaian acara yang mewarnai upacara panggih meliputi :
1. Penyerahan sanggan yang lazim disebut tebusan
2. Keluarnya mempelai dari kamar pengantin yang didahului kembar mayang
3. Lempar sirih
4. Wijikan atau memecah telur
5. Berjalan bergandengan jari kelingking menuju kepelaminan
6. Kacar-kucur atau tampakaya
7. Dahar klimah
8. Penjemputan orangtua mempelai atau besan
9. Sungkeman
Untuk melengkapi upacara panggih tersebut sesuai dengan busana gaya Yogyakarta dengan iringan gending Jawa:
1. Gending Bindri untuk mengiringi kedatangan penantin pria
2. Gending Ladrang Pengantin untuk mengiringi upacara panggih mulai dari balangan ( saling melempar ) sirih, wijik ( pengantin putri mencuci kaki pengantin pria ), pecah telor oleh pemaes.
3. Gending Boyong/Gending Puspowarno untuk mengiringi tampa kayasungkeman
(kacar-kucur), lambang penyerahan nafkah dahar walimah. Setelah dahar walimah selesai, gending itu bunyinya dilemahkan untuk mengiringi datangnya sang besan dan dilanjutkan upacara
Setelah upacara panggih selesai dapat diiringi dengan gending Sriwidodo atau gending Sriwilujeng.
Pada waktu kirab diiringi gending : Gatibrongta, atau Gari padasih.